Masih rendahnya tingkat kesadaran Pelajar berlalu lintas, membuat angka kecelakaan di Jalan Raya bertambah. bahkan banyak pula kecelakaan lalu lintas ini sampai merenggut nyawa. guna meminimalisir angka kecelakaan di jalan raya dibutuhkan kerjasama antara semua element.Baru-baru ini Dinas Pendidikan Bojonegoro bekerja sama dengan jajaran Satlantas Polres Bojonegoro dan Dinas Perhubungan menggelar seleksi PPTL (Pelajar Pelopor Tertib Lalu Lintas) tingkat Kabupaten Bojonegoro). dengan adanya Seleksi ini diharapkan semua Pelajar dapat mengerti lebih banyak tentang cara berkendara yang baik dan benar, Kasi Kepemudaan dan Seni Sekolah Bidang Kepemudaan dan Olahraga Disdik Bojonegoro Saifudin mengatakan "Dari setiap sekolah jenjang SMA di ambil 2 siswa dengan harapan mereka mempunyai informasi tentang cara berkendara yang benar dan dapat menularkan pengetetahuan tentang berkendara kepada siswa-siswa yang lain di sekolah masing-masing".
Event yang di gelar setiap tahun sekali ini membidik jenjang Siswa SLTA karena kebanyakan para pengguna kendaraan bermotor pada umur ini cukup banyak menjadi korban lakalantas. selain itu banyak di jumpai siswa-siswa pelajar belum mempunyai SIM (Surat ijin mengemudi), bahkan cara berkendara yang terkadang membahayakan diri sendiri dan pengguna jalan lain.
Pada seleksi PPTL ini ada beberapa kriteria yang dinilai, hingga menghasilkan skor untuk meloloskan peserta dari seleksi. Baik itu dari faktor teori maupun praktek.Namun yang utama adalah terkait peraturan dalam berlalu lintas seperti masalah rambu-rambu atau cara berkendara yang baik dan aman.
Seleksi sendiri di ikuti oleh 56 peserta yang diambil 2 orang dari setiap sekolah jenjang SMA di Bojonegoro. untuk selanjutnya di seleksi kembali dan di pilih Dua peserta yang akan mengikuti seleksi tingkat propinsi, bersaing dengan kabupaten/kota lain yang juga mengirimkan perwakilannya. (Kang Iwan)
